Sebagai motivator Indonesia, saya sering mengingatkan peserta. Kali ini soal kesombongan.
Keberhasilan demi
keberhasilan kerap memancing kebanggaan yang tidak pada tempatnya, yang acap
kali disebut dengan kesombongan. Lantas saya teringat akan sebuah kisah dari guru
saya.
Dahulu kala, ternyata iblis diperkenankan Allah untuk menghuni surga.
Sayangnya, manakala dipertemukan dengan manusia pertama –Adam– iblis malah
bersikap tinggi hati.
Allah pun murka padanya. Tanpa tedeng aling-aling, ia
langsung dihalau dari surga. Ungkap guru saya, itulah kesombongan pertama dalam
sejarah!
Sekurang-kurangnya ada dua alasan mengapa kesombongan kudu dijauhi
dalam berkarier dan berbisnis. Pertama, kesombongan dapat memangkas self-esteem.
Kedua, kesombongan bisa menular dan menjalar.
Rendah hati, itulah sikap yang terbaik. Mari introspeksi. Sekian dari saya, Ippho Santosa.
Rendah hati, itulah sikap yang terbaik. Mari introspeksi. Sekian dari saya, Ippho Santosa.

0 Response to "Bahaya Kesombongan (Ippho Santosa)"
Posting Komentar